Langsung ke konten utama

Postingan

Tiga Kegiatan yang Membuat Otak Bahagia

  Jalan kaki sebagaimana orang yg menghargai dirinya sendiri: Berjalanlah seperti orang yang menghormati diri sendiri dan memercayai keputusan sendiri. Punggung tegak dan pundak rileks. Langkahkan kaki seperti orang yang santai, seperti orang yang tidak mencemaskan kritikan orang lain. Memasang raut wajah seperti orang yang mencintai diri sendiri : Setiap kali melihat kaca, bayangkan ekspresi wajah seperti apa yg akan anda pasang jika anda mencintai diri anda. Biasanya tersenyum. Saya tidak menyuruh anda untuk terpaksa tersenyum. Adakalanya kita berpisah dengan kekasih dan adakalanya kita ada masalah keluarga. Bayangkan raut wajah seperti apa yg akan anda pasang jika anda menyayangi orang yg ada di dalam cermin di hari seperti itu. Pasanglah raut wajah itu. Berbicara sendiri. Orang dengan harga diri yang sangat tinggi memikirkan dan mengucapkan apa yg akan dikatakannya ketika sedang mengalami hal yg berat. Ia akan menggeneralisasi, “Tidak apa-apa, orang lain juga mengalami ini,” at...

Kau Adalah Raja Hutan

 Dulu saya pikir singa adalah ‘raja hutan’. Saya menyangka ia hidup nyaman bermain dengan anak-anaknya dan berburu jika lapar. Saya membayangkan ia bisa menangkap zebra sebanyak yg dia mau dan gajah atau buaya pun kabur saat ia muncul. Belakangan saya baru tahu bahwa kehidupan singa tidak sesederhana itu. Dalam saluran National Geographic, saya menyaksikan singa diserang kuda nil yang balas dendam atas kematian anaknya. Si singa yang diserang dan dihempaskan oleh kuda nil terhuyung merpertahankan hidupnya. Sungguh mengejutkan Tidak hanya itu. Kehidupan singa juga tampak cukup sulit. Hewan liar seperti burung bangkai atau hyena suka mengancam sarangnya bila ada kesempatan dan menyerang anak-anaknya. Berburu sendirian juga tidak mudah. Saya tidak menyangka bahwa zebra bisa berlari kencang,bahkan kadang menendang singa dengan kaki belakangnya. Tendangan yang sangat kuat hingga bisa merontokkan tulang rahang singa andaikan terkena. Hewan yang disebut sebagai raja para binatang ini juga...

Kunci Hidup Mulia

 Pertama, Bahwa yang memberi kita rezeki adalah Allah. Dia yang memberi kepada siapa yang Dia kehendaki. Tak ada seorangpun yg mampu mengurangi atau menambah jatah rezeki kita.  Kedua, Sabda Rasulullah, bahwa tidak akan ada sesuatupun yang menimpa kita tanpa seizin Allah.  Meski seluruh dunia berkumpul untuk mencelakaimu, tidak akan berhasil jika Allah tak meridhainya.

Perbedaan Percaya Diri, Bangga, dan Hormat

 Ada beberapa istilah yang kerap tertukar dengan harga diri. Istilah ini sering muncul di dalam buku-buku dan membuat bingung. Istilah tersebut adalah rasa percaya diri, rasa bangga dan rasa hormat pada diri sendiri. Rasa percaya diri merupakan perbandingan antara kemampuan diri dan tingkat kesulitan tugas. Jika kemampuan dinilai tinggi dan tingkat kesulitannya rendah, rasa percaya diri akan meningkat dengan sendirinya. Sebaliknya, jika kemampuan dinilai pas-pasan dan tingkat kesulitan tugasnya terlihat tinggi maka rasa percaya diri akan menurun. Rasa bangga terhadap diri sendiri timbul ketika kemampuan diri dinilai terlalu tinggi atau tingkat kesulitan tugas dipandang terlalu rendah. Sebuah bentuk kepercayaan diri yang berlebihan akibat penilaian yang tidak rasional. Rasa hormat pada diri sendiri merujuk pada emosi yang terkait dengan harga diri. harga diri adalah pikiran atau jawaban tentang bagaimana kita menilai diri sendiri, sedangkan emosi yang mendampinginya disebut rasa hor...

Tiga Pilar Dasar Harga Diri

 Setiap orang memiliki pandangan tersendiri mengenai makna harga diri. Tapi, ada tiga pilar dasar dalam harga diri, yaitu rasa kebermanfaatan diri, kontrol diri dan rasa aman. Kebermanfaatan diri adalah seberapa besar kita merasa bermanfaat. Masyarakat kita menekankan pilar ini secara berlebihan. Kita pasti akan dihargai apabila memiliki pekerjaan yang terpandang atau kemampuan kita diakui di tempat kerja. Kontrol diri berarti kemampuan untuk melakukan sesuatu sesuai kemauan. Harga diri akan tinggi jika hal ini terpenuhi. Seorang lulusan sekolah ternama - yang dipandang langka - akan dianggap lebih terhormat dan berharga. Padahal, ada juga orang yang merasa lebih rendah daripada mereka yang tumbuh dan berlarian dengan bebas di desa. Ini terjadi ketika dia merasa tidak memiliki kontrol terhadap hidupnya sendiri. Rasa aman merupakan dasar dari harga diri. Ada orang-orang yang merasa puas walaupun tidak memiliki apa-apa. Mereka mampu merasa nyaman dan aman. Sementara, orang yang masih...

Ular Falak

Membaca atau menonton medsos memang perlu banyak berpikir. Jangan ditelan mentah2. Salah satunya tentang ular falak.  Ular ini diceritakan di medsos sebagai makhluk yg amat tangguh, kuat, ganas, menakutkan. Hewan ini tidak takut pada apapun, selain Allah.  Sampai di situ, org yg mabuk agama, alias beragama tanpa mikir, akan langsung jatuh cinta pada definisi itu. Tapi cobalah mencari tau lebih dalam lagi sebelum percaya.  Ternyata ular ini adalah karya fiksi dari SERIBU SATU MALAM. Ular ini digambarkan bisa menelan seluruh bumi dan 6 neraka. Sampai di sini anda yg punya logika tentu harusnya istighfar dan bersyukur donk. Karena rasanya deskripsi itu terlalu lebay.  Sama lebaynya seperti cerita fiksi ketika Rasulullah memotong jubahnya demi kucing yg tidur.  Jd, cerdaslah dalam membaca medsos. 

Padien Cerdas

Akhirnya setelah sekian lama menunggu, ketemu juga pasien cerdas.  Seorang pasien tidak cerdas pernah mampir di page klinik saya dan meninggalkan review berikut penilaian buruk. "Udah giginya sakit banget, ga DITINDAK lagi....." kurang lebih BERNADA seperti itulah komentarnya.  Tentu saja komentar itu menarik perhatian saya. Saya dokter gigi yg justru sangat banyak melakukan tindakan. Eh ini malah dibilang tidak mau melakukan tindakan pada pasien. Ada apa dengan org ini? Itu yg ada di pikiran saya.  Saya coba ingat2 lagi. Ternyata sering mengalami, pasien NGOTOT minta DIOBATI dulu, sebelum dicabut. Berkali2 pula saya MEMBALIKAN tuduhan mereka bahwa saya yg MEWAJIBKAN minum obat dulu sebelum pencabutan. Berkali2 pula saya menyadari bahwa mereka minta giginya DIBERSIHKAN dulu pada pertemuan itu. Dan akhirnya pasien cerdas ini datang dan mengeluarkan kesimpulan: "Kalau memang mau dicabut, kenapa gigi saya harus dimatikan syaraf dulu? Cabut mah cabut aja! Gitu juga dalam fik...