Langsung ke konten utama

Postingan

Rohana Kudus

Beliau adalah salah seorang jurnalis wanita pertama di Indonesia. Pendiri surat kabar Sunting Melayu. Wanita kelahiran Kabupaten Agam, Sumatera Barat ini dididik langsung oleh ayahnya di rumah. Setelah mempelajari kerajinan tangan dan keterampilan lainnya sebelum menikah, beliau tertarik untuk mengajarkan keterampilan-keterampilan itu kepada para wanita. Beliau kemudian mendirikan sekolah pada tahun 1911, dan pada 1912 mendirikan penerbitan surat kabar yang dikhususkan untuk perempuan. Beliau sendiri menjadi editor kepalanya.  Jadi kalau zaman sekarang, koran terbitan beliau itu seperti NOVA mungkin.  Rohana Kudus lahir di Koto Gadang. Ayahnya adalah Muhammad Rasjad Maharaja Sutan, salah satu penasihat Sultan Deli. Rohana Kudus adalah saudara tiri Sutan Syahrir dan sepupu dari Agus Salim. Meski tidak menempuh pendidikan formal, beliau adlah wanita yang pintar. Ketika ayahnya harus pindah tugas ke Alahan Panjang, SUmatra Utara, dia meminta tetangganya yang orang Belanda untuk m...

Betulkah Sikat Gigi Charcoal Bermanfaat?

 Buat anda yang giginya masih utuh dan sehat, pastinya ingin menjaganya tetap cemerlang. Salah satu produk baru yang “dikabarkan” bisa menghilangkan noda di gigi adalah CHARCOAL. Charcoal adalah campuran arang, cangkang kelapa, minyak zaitun dan beberapa bahan lainnya. Jadi beda dengan arang/charcoal dalam bahasa inggris. Campuran ini kemudian “diaktifkan”. Setelah diaktifkan, produk ini menjadi ampuh untuk mengusir plak dan bakteri, kata yang bikin. Produk charcoal versi ini kemudian dipasarkan dalam bentuk pasta gigi dan sikat gigi. Pasta gigi charcoal membuat mulut keliatan hitam-hitam saat sikat gigi dan dapat meninggalkan noda abu-abu setelahnya.  Sikat gigi charcoal memiliki charcoal di ujung sikat. Konon katanya dengan menempelkan charcoal di ujung sikat akan “menjebak” bakteri gigi.  Tapi pengalaman orang yang pernah menggunakannya, sebetulnya tidak ada beda sama pasta gigi biasa. Belum ada bukti ilmiah yang mendukung “kehebatan” dari produk ini, selain hanya baya...

10 Tips Berumur Panjang

 1. Perhatikan berat badanmu Berat badan bisa menjadi tanda positif atau negatif tentang tubuhmu. Jadi memperhatikan perubahannya bisa jadi cara ampuh untuk mencegah gangguan kesehatan serius. 2. Makan teratur Maksudnya teratur di sini adalah sesuai dengan kebutuhan tubuhmu. Berat badan tadi bisa menjadi patokan. Kalau dengan gaya makan yang sekarang berat badanmu menjad berlebih, artinya ada yang harus dikurangi. Begitu juga sebaliknya. 3. Vitamin itu penting Jadi jangan lewatkan menu sayuran atau buah. Sebenci apapun kamu dengan rasanya, sayuran tetap penting untuk tubuh. Begitu juga buah-buahan. 4. Cukup minum air Air itu sangat penting bagi tubuh. Kehilangan air bisa berdampak lebih parah ketimbang kehilangan makanan. Jadi minumlah yang CUKUP. 5. Olahraga rutin Kalau malas olahraga, maka persulitlah hidupmu. Maksudnya, ketimbang naik angkot, cobalah jalan kaki. Ketimbang naik lift, cobalah pilih tangga. Dengan “mempersulit hidup” tubuh akan terus aktif seolah sering olahraga. 6...

Cara Menghalau Nyamuk Paling Ampuh

 1. Jangan biarkan ada air menggenang Nyamuk butuh air tenang untuk meletakan telurnya dan kemudian membiarkannya tumbuh dewasa selama 2 minggu. Jadi salah satu cara efektf untuk menghalau kehadiran nyamuk adalah mencegah adanya air yg DIAM atau menggenang, atau tempat/wadah yg bisa menjadi tempat air menggenang. 2. Buat kolam ikan Kalau anda punya halaman luas, lalu takut nyamuk bersarang, buatlah kolam ikan. Termasuk juga pot besar yg masih kosong dan anda bingung mau ditanami apa, isi saja dulu dengan ikan. Termasuk wadah-wadah besar lainnya. 3. Pasang kawat nyamuk di jendela. Dahulu penghalang nyamuk yang satu ini hanya terbuat dari bahan besi alias kawat. Tapi sekarang bahannya lebih lembut dan fleksibel. Ini salah satu cara yang sangat efektif untuk mencegah ngamuk masuk ke dalam ruangan. 4. Gunakan aroma terapi Bau citrun,lavender atau pepermint adalah beberapa bau yang dapat menghalau nyamuk. Anda bisa menggunakan bau ini dalam bentuk essential oil yang diletakan di titik-t...

Kapan Kita Harus Mencuci Seprei?

 Bicara soal mencuci seprei, jujur saja pasti banyak di antara anda yang menganggap “ini belum waktunya”. Asalkan masih keliatan bersih tanpa noda, anda pasti akan membiarkannya begitu saja. “Daripada nambah kerjaan”, mungkin itu pikir kebanyakan kita. Tapi berdasarkan sebuah penelitian, seprei adalah tempat kita berada selama 60 jam dalam sepekan. Bayangkan kalau anda menggunakan baju atau celana yang sama dalam 60 jam, bagaimana rasanya?  Ternyata berdasarkan salah satu artikel kesehatan, mencuci seprei seminggu sekali adalah yang terbaik. Sedangkan lebih dari 2 minggu tanpa dicuci, itu berbahaya. Ada kuman, kutu, jamur, ludah, dan berbagai cairan tubuh yang menempel di seprei. Semua itu dapat menimbulkan gangguan kesehatan yang signifikan. Beberapa orang dengan kondisi kesehatan khusus juga harus mencuci seprei mereka lebih sering. Seperti Penderita asma Orang gemuk/gampang berkeringat Suka makan di atas ranjang Suka tidur dengan binatang peliharaan Ada infeksi atau luka di...

Tiga Kegiatan yang Membuat Otak Bahagia

  Jalan kaki sebagaimana orang yg menghargai dirinya sendiri: Berjalanlah seperti orang yang menghormati diri sendiri dan memercayai keputusan sendiri. Punggung tegak dan pundak rileks. Langkahkan kaki seperti orang yang santai, seperti orang yang tidak mencemaskan kritikan orang lain. Memasang raut wajah seperti orang yang mencintai diri sendiri : Setiap kali melihat kaca, bayangkan ekspresi wajah seperti apa yg akan anda pasang jika anda mencintai diri anda. Biasanya tersenyum. Saya tidak menyuruh anda untuk terpaksa tersenyum. Adakalanya kita berpisah dengan kekasih dan adakalanya kita ada masalah keluarga. Bayangkan raut wajah seperti apa yg akan anda pasang jika anda menyayangi orang yg ada di dalam cermin di hari seperti itu. Pasanglah raut wajah itu. Berbicara sendiri. Orang dengan harga diri yang sangat tinggi memikirkan dan mengucapkan apa yg akan dikatakannya ketika sedang mengalami hal yg berat. Ia akan menggeneralisasi, “Tidak apa-apa, orang lain juga mengalami ini,” at...