Langsung ke konten utama

Postingan

Modus Baru Mendiskreditkan Muslim

Hari ini saya baca di salah satu media online, seorang gubernur yg nonmuslim berbicara tentang Nabi Muhammad dan Nabi Isa. Tertarik, saya langsung membaca artikel iu sampai habis. Selesai saya membaca, bingung. Apa maksud artikel ini? Apa maksud pidato atau petuah sang gubernur? Beliau menyampaikan bahwa Nabi Muhammad tidak pernah mengajarkan membenci Nabi Isa. Saya jadi bertanya2, siapa orang, kaum, atau umat Nabi Muhammad yang membenci Nabi Isa? Kalau umat Nabi Muhammad yang membenci penghinaan terhadap Nabi Isa lewat perayaan palsu yang sebetulnya tidak ada kaitannya dengan Nabi Isa sih banyak. Kalau umat Muhammad yang tidak ingin ada orang tersesat dan menganggap Nabi Isa sebagai Tuhan banyak. Salah satu perayaan itu adalah Natal. Perayaan yang jika kalian cari di berbagai ensiklopedia ternyata tak ada niat tulus untuk menghormati Nabi Isa. Semuanya dipelintir2 kemudian jadilah mereka berpesta pora merayakan dalam kudus sesuatu yang sebetulnya mereka tahu tak ada hu...

Ngomentarin Meme Si Om Tentang Bom Paris

Lha yang bilang orang Islam ga marah kalau simbol2nya dicatut ISIS itu sopo tho Lek? Turki udah nangkepin ribuan tersangka anggota ISIS, emang sampeyan pikir itu artinya apa? Coba dengarkan pendapat2 ulama di seluruh dunia tentang ISIS, rata2 mendukung apa enggak? Hamas yang lagi sibuk melawan penjajah Israel tapi masih sempat nyerang ISIS itu artinya apa ya? Mau ngomong di Indonesia? Lha orang Islam teriak2 protes soal syiah dan Ahmadiyah yang mencatut nama Islam aja sampeyan yang ga suka (plin plan bapak ini), giliran ISIS malah sampeyan yang minta orang Islam protes, plin plan. Bagaimana mungkin sampeyan mengharapkan umat Islam di Indonesia atau seluruh dunia akan bereaksi seperti yang sampeyan harapkan ketika Paris diguncang aksi teroris ISIS. Toh ISIS sudah sejak awal dicurigai oleh sebagian besar ulama sebagai kamuflase AS, ISRAEL dan INGGRIS karena taktik mereka menyerang Afghanistan justru tidak berhasil dan malah membuat citra mereka sendiri menjadi buruk. ISIS diharapk...

Pilihan Juri atau Pilihan Penonton

Banyak yang ngeluh soal acara idol2an yang muncul di TV. Suara sumbang soal pilihan penonton yang cuma melihat tingkat kemiskinan peserta. Lucunya mereka yang protes justru yang mendukung pemilihan langsung presiden dan kepala daerah. Mereka udah tau rakyat milih dengan sudut pandang yg kurang tepat, eh tapi lain di TV lain di politik. Tapi bukan itu yang menarik perhatian saya. Melainkan acara kompetisi2 ini. Ketika Artika Sari menjadi Putri Indonesia pertama yang berhasil menembus 15 besar terasa ada yang janggal. Itu keikutsertaan Indonesia pertama kali di Miss Universe, setelah sekian lama dianggap miring. Artika Sari juga bukan peserta dengan "body" 15 besar, sepanjang sejarah Miss Universe, bisa dicek. Kecerdasan? Jawaban2 Artika tidak ada yang istimewa. Bukan tidak mungkin semua terjadi karena juri2 Miss Universe ingin Indonesia ikut lagi dan lagi dalam kompetisi ini. Dieluslah sedikit dengan titel 15 besar, padahal ga ada yang istimewa. Eh ketika Masterchef US...

Masalah Itu Gara2 Ulah Manusia Sendiri

Judul artikel ini merujuk pada ayat Al Quran. Tapi kenyataannya memang demikian. Beberapa masalah yang akhir2 ini diributkan orang justru penyebabnya mereka sendiri. Maraknya begal dan pembunuhan. Lah udah disuruh hukum potong tangan, hukum mati jika si begal membunuh, dilakukan di depan umum supaya ada efek jera, eh malah ga dikerjakan. Jadilah begal2 itu residivis kambuhan. Bukannya masyarakat yang dilindungi, justru si begal yang terlindungi dari hukuman berat. Susahnya cari tanah kuburan. Lah udah dibilang sama Rasulullah kuburan seorang muslim itu cuma tanah aja, ga pake pertanda apa2, apalagi sampai dibikinin nisan+bangunan di atasnya. Tapi ya kok tetap pada ngeyel? Pembangunan tidak merata. Lah udah dibilang bikin bangunan atau rumah ga boleh menghalangi matahari ke rumah tetangga, ini malah berlomba bangun pencakar langit. Jadinya? Ya numpuk di Jakarta. Mau ngeluh banjir? Macet? Ngeyel sih. Pelecehen seksual merajalela. Lah udah diajarin syarat nikah itu suka sama ...

Shalat Terus Maksiat Jalan, STMJ

Banyak orang yang mencemooh temannya sendiri ketika melakukan ibadah atau berniat baik. Biasanya yang mencemooh adalah orang yang merasa lebih baik dari orang yang dicemooh. Ketika orang itu shalat, muncul bisik2 : Padahal kerjaannya tiap hari keluyuran. Sudah keluar masuk penjara dll. Ketika orang itu bersedekah, muncul bisik2 : Itu kan uang haram, dia kerja aja di bank, riba semua. Demikianlah bagaimana orang sering mengejek mereka yang masih bergelimang dosa, tapi juga masih rajin beribadah. Seolah memang mereka yang pendosa tak boleh rajin ibadah.  Setelah membaca kisah Fudhail bin.....(lupa) dan almarhum UJE, saya sedikit tercerahkan.  Ketika seseorang masih terjebak dalam STMJ, sebetulnya mereka seperti seseorang yang meninggalkan rumah dengan membawa kuncinya. Mereka akan selalu kembali. Bahkan bukan tidak mungkin mereka suatu saat berubah menjadi orang yang betah di rumah (orang saleh). Ketika seseorang mengerjakan maksiat, lalu meninggalkan iba...

Label Halal atau Label Haram?

Menjadi muslim itu gampang, tapi menjadi dipersulit oleh saudara2 kita sendiri sesama muslim. Saya tergelitik dengan masalah ini ketika ada salah satu netizen yang memposting gambar salah satu warung kaki lima di Bali yang mencantumkan kata HARAM di gerobaknya. Ya memang makanan yang dia jual terbuat dari daging babi. Eh ternyata ada juga muslim yang menjual kosmetika halal. Halalnya ternyata dititikberatkan pada ketiadaan alkohol, zat yang setahu saya tidak pernah diharamkan dalam Islam. Khamar atau tuak memang diharamkan dalam Islam, yaitu minuman hasil fermentasi sari buah. Sedangkan alkohol adalah zat yang sudah pasti, niscaya, wajar ada dalam setiap buah2an. Makanya banyak ustadz yang ilmunya ala kadarnya tidak bisa menjawab kenapa buah2an tidak diharamkan, padahal kandungan alkoholnya jauh lebih tinggi dari kebanyakan minuman keras yang dijual di toko swalayan. Eh ternyata ada isu juga bahwa sebuah perusahaan roti tidak memperpanjang sertifikasi halalnya karena merasa dipe...

Rossi Tidak Bersalah?

Saya fans Marquez, tapi pernyataan salah satu pimpinan tim Honda membuat saya berubah fikiran tentang insiden Sepang. Keterangan pak bos ini bahwa data elektronik menyatakan bahwa roda depan motor Marquez terkunci alias ngerem. Saya konfirmasi dengan pernyataan Rossi bahwa kakinya justru bergerak karena menghindari setang motor marquez. Sebagai pengendara motor kita semua tahu bahwa roda depan itu remnya di setang Kanan. Pengereman, atau terkuncinya roda depan, bisa terjadi tentu karena rem di setang kanan diaktifkan. Bisa karena sengaja oleh tangan pengendara, atau tangan kanan pengendara terbentur sesuatu, karena BERKENDARA TERLALU DEKAT DENGAN OBJEK LAIN. objek lain di sini ya tentunya kaki Rossi. Jadi karena ini keterangan resmi tim honda, saya rasa bisa dipakai sebagai bukti bahwa Rossi memang tidak bersalah karena menendang. Dia cuma bersalah karena berusaha terlalu melebar dan mendesak Marquez pinggir.